Tampilkan postingan dengan label Bogor News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bogor News. Tampilkan semua postingan

Zona Merah Kota Bogor : Mulai Hari Ini, Anak-Anak dan Lansia Sebaiknya Dirumah Dalam Beberapa Minggu Kedepan


BOGOR NEWS INFO
- Kota Bogor berada di zona merah kasus penularan tinggi positif Covid-19 dan klaster rumah tangga menempati urutan tertinggi. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau anak-anak dan lanjut usia (lansia) untuk betul-betul tidak keluar rumah apabila tidak ada hal-hal yang mendesak.

“Ada sekitar 45 keluarga dengan kasus 189 orang positif Covid-19, ini harus kita waspadai. Data menunjukkan bahwa dari yang positif Covid-19 anak-anak dan lansia dengan mobilitas yang tinggi itu terpapar,” wanti-wanti Wali Kota Bogor, Bima Arya saat berikan keteranva pers di Balai Kota Bogor, Jumat 28 Agustus 2020.

Bima Arya, menekankan, klaster rumah tangga ini harus diwaspadai karena di transmisi lokal sudah banyak terjadi penularan. Berdasarkan data kasus positif Covid-19 di Kota Bogor selama dua pekan terakhir menunjukkan lonjakan yang cukup tajam. Hal ini diketahui dari mitigasi infeksi dan tracing Pemkot Bogor.

Sumber  : isubogor.pikiran-rakyat.com

Ini Harga Xiaomi Redmi 7A dan Telah Resmi Masuk Indonesia


KOMPAS.com - Xiaomi kembali memboyong ponsel entry-level berbanderol terjangkau ke Indonesia. Kali ini vendor asal China tersebut meluncurkan Redmi 7A dalam acara yang digelar di Jakarta, Selasa (6/8/2019). Menurut Country Manager Xiaomi Indonesia, Steven Shi, Redmi 7A membawa desain yang baru, mulai dari warna, hingga sejumlah fitur.

BACA JUGA

"Kami membawa sejumlah fitur baru, dengan desain belakang yang lebih halus dan tahan percikan air. Redmi 7A hadir untuk semua MiFans di Indonesia," kata Steven saat memperkenalkan ponsel itu. Redmi 7A sudah lebih dulu diperkenalkan di China pada bulan Mei lalu. Kemudian ponsel itu mampir di India sebelum dibawa ke Indonesia. Banderol Redmi 7A yang merupakan penerus Redmi 6A dipatok di kisaran Rp 1 jutaan, tapi spesifikasinya termasuk lumayan mumpuni untuk ponsel sekelasnya. Bagian layar memiliki diagonal 5,4 inci dengan resolusi 1.440 x 720 piksel. Bingkai (bezel) di bagian atas dan bawah masih terlihat tebal dengan tulisan merek "Redmi" di sisi dagu perangkat.

Untuk dapur pacunya, Xiaomi membenamkan chip octa-core Snapdragon 439 dengan RAM 2 GB dan media penyimpanan 16 GB. DI punggung Redmi 7A tersemat kamera tunggal dengan resolusi 13 megapiksel, berikut kamera selfe 5 megapiksel di bagian depan. Xiaomi Redmi 7A akan mulai dijual di pasaran Indonesia pada 13 Agustus mendatang dengan harga Rp 1,3 juta. Ada promosi flash sale di Lazada dengan banderol khusus Rp 1,2 juta. 

Sumber tayang di Kompas.com

Setelah Manggis mendunia, Kini Kopi dari Bogor Mendunia

BOGOR –- Pemerintah Kabupaten Bogor kini sedang gencar memasarkan komoditasnya. Setelah sebelumnya Manggis yang menjadi mayoritas ekspor ke China, sekarang giliran kopi yang mendapat tempat di Eropa. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan(Distanhorbun) Kabupaten Bogor, Siti Nurianty, mengatakan saat ini sudah ada pesanan untuk mengirim contoh dari beberapa perusahaan di negara-negara Eropa dan Afrika.


Menurutnya Belanda sudah memesan kopi sekitar 200 ton per tahunnya. “Mereka sudah mengontak untuk mengirim contoh dan akan kita tindak lanjuti pada panen ini, sekitar April atau Mei akan kita akan siapkan sebaik-baiknya,” ujarnya kepada Republika.co.id, Selasa (26/3).

BACA JUGA


Pameran kopi yang diikuti Distanhorbun di Belanda pada 1 hingga 3 Maret silam mendapat peminat dan kesan yang baik dari negara-negara pengunjung terutama Eropa. Hal tersebut dikarenakan selama ini kopi robusta mereka belum fine dan masih berada di grade dua atau tiga. Kabupaten Bogor dalam kesempatan itu membawa yang kualitasnya sudah dinyatakan juara termasuk yang juara di Paris yang sudah grade fine.

Ia menambahkan tahun lalu kopi dari Kabupaten Bogor juga juara dan mendapat perak serta perunggu di Paris. “Tahun lalu ada 23 kopi yang menjuarai di Perancis. Dua di antaranya dari Kabupaten Bogor. Itu semua hasil panen robusta yang menghasilkan kurang lebih sekitar dua ribu ton per musim, sedangkan hamparan lahan sekitar enam ribuan hektare di sembilan kecamatan,” ujarnya.

Nurianty berharap kopi Bogor ke depannya bisa bersaing dengan kopi Vietnam. Akan tetapi ia menegaskan kopi Vietnam produktivitasnya sudah tinggi. Jadi langkah pertama yang akan dilakukan dinas terkait adalah bisa meningkatkan produktivitasnya terlebih dahulu.


“Tidak melulu patokannya ke Vietnam. Hanya memang beberapa yang kualitasnya bagus memang Vietnam,” ujarnya.

Dari data Distanhorbun luas areal kebun kopi di Kabupaten Bogor sejak tahun 2015 mengalami peningkatan. Peningkatan lahan terhitung dari 2.957 hektare menjadi 6.227 hektare di 2018.

Hal tersebut merupakan keuntungan bagi kabupaten Bogor karena lahan bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan kopi baik robusta ataupun arabika. Nurianty menambahkan pada 2018 sebanyak 3.607 ton kopi robusta dihasilkan di Kabupaten Bogor sedangkan angka arabika masih di 127 ton pada tahun yang sama.

SOURCE : REPUBLIKA

Viral Foto Pengemis Miliki Mobil, Jawab : Kepala Satpol PP Bogor

Bogor News Info - Warga Bogor mendadak heboh dengan menyebarnya foto pria paruh baya diduga pengemis memiliki mobil. Hal itu baru diketahui, ketika pria tersebut terjaring razia petugas Satpol PP Kota Bogor.
Dalam foto tersebut memperlihatkan, pria yang menggunakan sarung memegang bungkusan plastik di tangan kirinya. Sementara, tangan kanannya memegang kunci yang menempel di pintu mobil.
BACA JUGA

Kepala Bidang (Kabid) Dalops Satpol PP Kota Bogor Dimas Tiko membenarkan bahwa pria dalam foto tersebut merupakan seorang pengemis yang kerap berada di persimpangan jalan di Kota Bogor.
"Kalau terkait yang bersangkutan pengemis betul adanya kang, lokasi biasanya di sekitaran Simpang Yasmin," kata Dimas, Selasa (19/3/2019).

Meski demikian, Dimas belum mengetahui secara pasti bahwa sebuah mobil yang ada di dalam foto bersama pria itu adalah miliknya. Pihaknya akan melakukan pendalaman tekait informasi tersebut.
"Terkait mobil dan lainnya kami masih akan lakukan validasi/pendalaman, nanti kita share," jelas Dimas.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Azrin Syamsudin juga membenarkan informasi tersebut. Namun, dirinya belum bisa memberikan keterangan karena masih akan melakukan pengecekan.
"Menurut informasi begitu, tapi besok saya akan tanyakan ke Satpol PP Kota Bogor. Saya masih di Surabaya mas mau ke Jakarta," singkat Azrin.

Source : news.okezone

4 Penggali Emas di Bogor Tewas di Lubang Galian, Dikarenakan Sesak Napas


Bogor News Info - Empat penggali emas tanpa izin atau biasa disebut gurandil ditemukan tewas di dalam lubang galian di Kaki Gunung Cingaleng, Bogor. Keempat korban diduga tewas karena mengalami sesak napas saat berada di dalam lubang galian.

BACA JUGA
    

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Budi Pranowo mengatakan keempat korban hendak mengambil tanah dan lumpur yang mengandung emas di dalam lubang ilegal yang mereka gali sendiri.

Keempat korban adalah Adam, Ata (27), Satri (25), dan Kosim (28). Keempatnya merupakan warga Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

"Ketika sekitar 15 menit berada di dalam lubang, korban bernama Adam mengalami sesak napas dan berusaha keluar dari lubang. Karena kondisinya semakin lemah, korban Adam kemudian jatuh kembali ke dalam lubang," kata Budi kepada wartawan, Minggu (17/3/2019) malam.


Keempat korban masuk ke lubang sempit itu menggunakan alat seadanya. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (17/3) pukul 14.00 WIB.

Setelah mengetahui rekannya terjatuh ke dalam lubang, Kosim, Ata, dan Satri langsung menyusul dan berusaha mengevakuasi Adam yang sudah tidak berdaya. Namun ketiganya ikut mengalami sesak napas dan lemas.

"Jadi, ketika tiga orang itu mau menolong, tapi kemudian ikut mengalami sesak napas dan lemas. Ketiganya juga tidak bisa keluar, sampai akhirnya meninggal. Jadi korban meninggal ada empat orang. Begitu info yang diterima," tambah Camat Cigudeg Acep Sajidin ketika dimintai konfirmasi terpisah.

Keempat korban, lanjut Acep, akhirnya dievakuasi warga dengan alat seadanya pada Minggu sore. Oleh pihak keluarga masing-masing, keempat korban kemudian langsung dimakamkan di sekitar tempat tinggal mereka.
(jbr/jbr)

Source : Detik 

Mahasiswa Dituntut 18 Bulan Penjara, Karena Hina Bendera dan Sebar Ujaran Kebencian


MEDAN, Bogor News Info- Aksi protes mengantar Agung Kurnia Ritonga (22) mendekam di penjara.
Warga Jalan Puri, Medan ini dituntut jaksa penuntut umum Rahmi Shafrina 18 bulan penjara dan denda Rp 10 juta subsider tiga bulan kurungan. Sesuai Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana dakwaan Subsider.

BACA JUGA
   
Alasan jaksa, terdakwa bersalah menyebarkan ujaran kebencian di sosial media dan menghina bendera tauhid. Dia membacakan tuntutan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) itu di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Medan yang diketuai Ferry Sormin.

"Sebelum menjatuhkan tuntutan, kami sudah melakukan pertimbangan. Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa dapat memecah kerukunan umat beragama," kata Rahmi, Rabu (26/2/2019). Sedangkan hal yang meringankan, lanjut dia, terdakwa bersikap sopan, mengakui perbuatannya, dan belum pernah dihukum.

"Selain itu, terdakwa sudah meminta maaf atas perbuatannya melalui Instagram. Terdakwa ini juga masih tercatat sebagai mahasiswa," sambung Rahmi.
Sidang akan dibuka kembali pada pekan depan dengan agenda mendengarkan pembelaan (pledoi).

Seperti diberitakan, pada 24 Oktober 2018 dari sebuah kedai kopi di Jalan Laksana Medan, dia menulis kalimat di Instastory Instagram-nya, Kenapa rupanya kalo bendera tauhid dibakar? Tuhan kalian ikut terbakar rupanya? Makanya, jangan banyak kali ikut pengajian yang ngajarkan budaya, jadi tolol bangsad.

Tuhan kalian aja anteng di atas lagi gitaran sambil mabuk amer dan nulis puisi bokep, klen pulak yang sibuk. Terdakwa mengaku melakukan hal tersebut sebagai protes terhadap orang-orang yang marah saat bendera tauhid dibakar.

Menurutnya, kemarahan itu tidak menunjukkan ajaran Islam. Sebab, meski bendera dibakar, nilai-nilai agamanya tidak hilang.

Source :  Kompas

Geramnya Jokowi : Gara gara ada Kampanye Hitam penyebar fitnah



Jokowi merespons aksi kampanye hitam emak-emak yang mengatakan azan akan dilarang jika dirinya terpilih lagi jadi presiden. Jokowi geram atas tuduhan itu.

"Dengerin fitnah-fitnah nggak usah. Denger hoax nggak usah. Ramenya rame fitnah, rame hoax, kabar-kabar bohong banyak sekali, dan jangan didengarkan," kata Jokowi di Cilacap, Senin (25/2/2019) kemarin.

"Buanyak sekali. Ada katanya nanti kalau Presiden Jokowi menang, nggak boleh azan. Kebangetan," imbuh capres nomor urut 01 itu.

BACA JUGA
Jokowi lalu mengungkit lagi fitnah lama yang menuduhnya sebagai aktivis PKI. Dia juga mengungkit soal fitnah bahwa dirinya antiulama.

"Saya tiap minggu dengan ulama, ke pesantren. Saya titip itu aja, jangan sampai demokrasi dilalui dengan yang harusnya gembira, jadi resah," ujarnya.

Sebelumnya, jagad maya geger oleh video aksi sosialisasi berisi kampanye hitam terhadap Jokowi-Maruf yang viral di media sosial. Sebab, diduga kuat peristiwa dalam video itu terjadi di Karawang.

Dalam video yang beredar, dua perempuan tersebut berbicara dalam bahasa Sunda saat kampanye door to door. Warga diyakini bahwa Jokowi akan melarang azan dan membolehkan pernikahan sesama jenis.

"Moal aya deui sora azan, moal aya deui nu make tieung. Awewe jeung awene meunang kawin, lalaki jeung lalaki meunang kawin," kata perempuan di video yang viral.

Jika diartikan, ajakan itu memiliki arti:

Suara azan di masjid akan dilarang, tidak akan ada lagi yang memakai hijab. Perempuan sama perempuan boleh kawin, laki-laki sama laki-laki boleh kawin.

Tiga emak-emak itu lalu diamankan polisi. Namun Bawaslu menyatakan aksi ketiganya tak masuk pelanggaran pemilu.

"Dari hasil investigasi dan kajian, teman-teman di Karawang juga sudah melakukan pendalaman internal data pada kesimpulan tidak memenuhi unsur formil dan materiilnya," ucap Ketua Bawaslu Jabar Abdullah saat dihubungi wartawan, Selasa (26/2).

Source : Detiknews

Pelakunya Masih Misterius, Pembunuhan Siswi SMK di Bogor, sudah Sebulan Lebih


BOGOR NEWS INFO  - Kasus pembunuhan yang menewaskan Andriana Yubelia Noven Cahya Rejeki (18) siswi kelas XII jurusan Busana, SMK Baranangsiang, Kota Bogor sudah satu bulan lebih, tepatnya 8 Januari 2019 lalu hingga saat ini masih misterius.

Meski demikian, Yohanes Noven, ayah korban mengaku optimis dan berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pembunuhan sebelum hari ke 40 kematian anaknya. (Baca: Mayat Bersimbah Darah di Bogor Ternyata SIswi SMK)

"Ya, saya berharap sekali sebelum 40 hari, pelakunya bisa terungkap ataupun jika memang ada otak pelakunya juga segera ditangkap. Bagi pelaku saya juga meminta lebih baik secepatnya menyerahkan diri ke kepolisian," ujarnya saat dihubungi, Selasa (12/2/2019). (Baca juga: Detik-Detik Rekaman CCTV Pembunuhan Siswi SMK Baranangsiang Bogor)

Menurutnya, jangankan publik, pihak keluarga pun bertanya-tanya terkait motif yang menewaskan anaknya. Sebab, kata dia, selama ini anaknya sehat walafiat.

"Saya juga bingung kenapa, kok tau-tau tanpa ada salah, ada yang tega melakukan pembunuhan kepada anak saya," ungkapnya.

Sumber : sindonews

Kita Harus Berusaha Membawa Indonesia Hijrah "Jokowi"


Bogor News Info  - Calon presiden nomor urut 1 Joko Widodo kembali menyinggung hijrah dalam pidatonya. Ketika berpidato dalam acara pembekalan calon legislatif Partai Hanura di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018) malam, Jokowi mengajak  masyarakat untuk membawa Indonesia hijrah. "Kita harus berusaha sekuat tenaga untuk membawa Indonesia hijrah dari ketertinggalan ke kemajuan, hijrah dari masih adanya kemiskinan ke kesejahteraan," ujar Jokowi.

BACA JUGA
  

Jokowi mengingatkan bahwa membawa Indonesia hijrah tersebut membutuhkan proses yang tidak sebentar, melainkan membutuhkan waktu yang panjang. "Membawa Indonesia hijrah untuk maju ini ada prosesnya. Tidak mungkin setahun dua tahun. Ada tahapan-tahapan besarnya," ujar Jokowi. Selama empat tahun pemerintahan, Jokowi-Jusuf Kalla fokus dalam membangun infrastruktur dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote.

Tahapan besar selanjutnya yang harus dikerjakan yakni pembangunan sumber daya manusia. Topik pidato mengenai hijrah ini diketahui telah disampaikan Jokowi akhir pekan lalu. Saat berpidato di acara deklarasi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Repnas di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (3/11/2018), Jokowi sempat mengungkapkan hal ini. "Saya mengajak kita semua untuk hijrah, Hijrah dari pesimisme ke optimisme. Hijrah dari perilaku konsumtif ke produktif, Yang marah-marah lalu hijrah ke sabar-sabar.

Sabar tapi tetap kerja keras, Yang terakhir, hijrah dari individualistik ke kolaborasi. Bekerja bersama-sama," ujar Jokowi. Jokowi juga meminta masyarakat hijrah dari yang senang perpecahan menjadi senang persatuan dan kesatuan. Hijrah dari kebijakan monopoli ke kompetisi. Dalam acara deklarasi dukungan dari keluarga besar almarhum Tubagus Chasan Sochib, ulama dan pendekar silat di Banten, Minggu (4/11/2018), Jokowi kembali mengungkapkan pidato mengenai hijrah. "Saya mengajak kita semuanya mari kita bersama-sama mulai hijrah dari ujaran-ujaran kebencian ke ujaran-ujaran kebenaran.

Mari kita hijrah dari sering mengeluh-mengeluh, hijrah untuk selalu bersyukur, bersyukur," ujar dia. "Mari kita hijrah dari suka suudzon, berperasangka buruh, menjadi khunuzon berprasangka baik dengan sesama. Saya juga mengajak kita hijrah dari membuat kegaduhan, menjadi menjalin persatuan, kesatuan dan kerukunan," lanjut dia. Terakhir, Jokowi juga mengajak masyarakat di Indonesia untuk hijrah dari hal-hal yang berujung pada perpecahan ke aksi-aksi mendukung persatuan. "Ini saya sampaikan untuk mengingatkan kita, suka lupa bersyukur. Lupa nikmat yang diberikan kepada kita," ujar Jokowi.


Mengaku Sebagai Anggota BNN Tiga Pria Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Bogor Diringkus Polisi



Bogor News Info - Polsek Dramaga mengamankan tiga pria yang mengaku anggota BNN serta membawa korek api berbentuk pistol di Jalan Babakan Raya, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tiga pria yang diamankan di anataranya AR (23), AJ (18) dan F (23).

Ketiganya merupakan warga Bogor Timur, Kota Bogor.



Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena, menerangkan ketiganya merupakan pelaku pencurian disertai kekerasan (curas).

Mereka ditangkap saat para petugas Polsek Dramaga sedang melaksanakan giat patroli dan melihat pria berseragam bertuliskan 'reskrim.'

Seragam tersebut rupanya sesuai dengan ciri-ciri dari keterangan pelapor yang menjadi korban curas.

"Pelaku dibawa ke polsek karena tidak dapat menunjukan surat kendaraan dan menghubungi korban untuk mengingat ciri pelaku yang pernah merampas motornya dan korban mengenali pelaku," kata Ita dalam keterangannya, Rabu (7/11/2018).

Ita menjelaskan bahwa modus pelaku adalah mengaku sebagai anggota BNN dan menuduh korban sebagai pengedar narkotika kemudian membawa korban diputar-putar dan diturunkan di jalan.

"Barang bukti yang disita adalah satu unit kendaraan sepeda motor Vario nopol F 2498 FX, satu pucuk pistol korek api dan satu buah baju," ucap Ita.

Tidak sampai di situ, kepolisian juga melakukan pengembangan dengan memeriksa pelaku.

Hasilnya, unit reskrim kemudian menangkap pelaku lain di Sukaraja Kabupaten Bogor.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, Unit Reskrim menangkap penadah kendaraan di Sukaraja atas nama B (45) serta orang yang turut melakukan kejahatan atas nama A (25) dan U (26). Dari tangan tersangka diamankan 1 unit kendaraan Mio MT," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Sumber : Tribunnews

Waspada Hujan Lebat Disertai Petir di Jaksel, Jaktim, Bogor, dan Depok "BMKG"

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan waspada potensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada Minggu (4/11/2018) antara siang dan sore hari. Di kedua wilayah itu, diperkirakan hujan ringan akan turun pada siang hari. Adapun wilayah lainnya yakni Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Kepulauan Seribu bakal cerah berawan sepanjang hari. Adapun di wilayah Jakarta Barat, BMKG juga mewaspadai hujan dengan intensitas levat disertai kilat atau petir dan angin kencang di sebagian wilayah Bogor, Depok, hingga Sukabumi. Sedangkan bekasi diperkirakan hanya mengalami hujan 

BACA JUGA




Bogor Mulai Dibangun “Fly Over” Martadinata

BOGOR NEW INFO - Pembangunan proyek jalan layang atau fly over di perlintasan sebidang rel kereta api Jl RE Marthadinata dimulai, pemerintah Kota Bogor tetap membuka arus lalu lintas agar bisa dilalui oleh masyarakat
“Tidak akan ada penutupan secara total, hanya ada penyesuaian-penyesuaian, jalan makin dipersempit,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, kepada awak media di Balai Kota Bogor, Kamis (1/11).
Bima menyebutkan, pembangunan sudah berjalan, mulai dari pembebasan lahan, dan pembongkaran bangunan yang ada di pinggir jalan utama.
BACA JUGA

Menurut Bima, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, dan Kepolisian terkait penyesuaian arus lalu lintas selama proyek berlangsung “Kita berharap kalau warga sudah paham akan ada pembangunan. Pembangunan ini menuju Jl RE Marthadinata bebas hambatan, jadi ada masa pedihnya,” kata Bima.
Kepala PUPR Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, mengatakan proyek senilai 97 miliar rupiah ini akan dibangun oleh Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya, dengan PT Brantas Adipraya selaku kontraktor kerja.
“Kami memastikan pelaksanaan proyek tidak akan menganggu kondisi lalu lintas, tidak ada penutupan di lapangan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VI, Dirjen Cipta Karya, Hari Suko Setiono menyebutkan, pembangunan fly over RE Marthadinata adalah proyek yang ditunggu-tungguh oleh masyarakat Kota Bogor.
Proyek ini, lanjutnya, merupakan usulan dari Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto kepada Presiden dan disetujui jntuk dikerjakan melalui anggaran pemerintah pusat (APBN) dengan nilai 97 miliar rupiah.

PSK Online Diciduk, Wali Kota Bogor Nyamar Jadi Pria Hidung Belang


Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan investigasi dengan menyamar sebagai pemesan perempuan lewat aplikasi online.

Mendapat respons dari wanita yang dipesan, tim Bima Arya kemudian langsung menuju ke salah satu kamar di lantai 18 Apartemen Bogor Valley, sekitar pukul 17.45 WIB pada Rabu (17/10/2018).

Ketika membuka pintu, Bima Arya dan tim mendapati dua wanita yang sedang tak mengenakan baju dnegan seorang pria, namun pria tersebut berhasil kabur.

Dilansir Tribun Video dari Tribunnews Bogor, satu dari dua wanita yang diduga terlibat dalam prostitusi online tersebut mengaku masih berstatus sebagai pelajar.

Hal itu terkuak saat Bima Arya menemukan bukti bahwa wanita tersebut menawarkan diri menggunakan aplikasi online.

BACA JUGA
 

Kemudian wanita itu mengelak bahwa perbuatan itu bukanlah dirinya yang melakukan.

"Iih itu mah teman aku, aku enggak tau, ini juga mau pulang kok, besok sekolah," katanya.

Namun Bima Arya meminta agar dua wanita itu diperiksa di Polsek Tanah Sareal Kota Bogor.

"Enggak jangan pulang dulu didata dan dibawa dulu ke polsek,"katanya.

Kedua wanita tersebut juga mengaku malayani lima pria dalam sehari.

Polisi Pasang Police Line di Lokasi Tanah Bergerak Bogor


Bogor News Info - Polisi pasang police line di lokasi tanah bergerak Bogor. Petugas juga akan membangun posko darurat guna memantau pergeseran tanah mengingat warga belum mengevakuasi diri.  
Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Rabu (24/10/2018), petugas gabungan BPBD dan Tagana Kabupaten Bogor kerja sama dengan aparat Polri dan TNI memasang garis batas.

Pasalnya memasuki hari ke ketiga, belum ada warga Desa Cijayanti, Babakan Madang, Bogor, yang bersedia meninggalkan permukiman meski sudah terdampak pergeseran tanah. Padahal retakan sudah mencapai 25 centimeter dengan panjang 200 meter. Kedalamannya bervariasi 1 hingga 3 meter.  
Pada garis batas tersebut, aparat juga akan membangun posko. Selain untuk pemantauan pergeseran tanah, petugas juga memberi rasa aman kepada warga sekitar.  
“Setiap hari terjadi pergeseran tanah yang signifikan ditambah semalam ada hujan. Jadi ada retakan baru,” ujar Petugas Tagana Kabupaten Bogor Aji Topik.  
Pergeseran tanah akibat peralihan musim kemarau ke penghujan mulai terjadi sejak Senin kemarin. Peregangan tanah membuat 26 bangunan rumah dan tempat ibadah menjadi retak.  (Karlina Sintia Dewi)

SSB Menyatakan Indonesia Menembus Sepak Bola Dunia



Bogor News Info, Jakarta - Peran Sekolah Sepak Bola (SSB) di Indonesia diyakini sudah tak bisa diragukan lagi. Sejak mulai menjamur pada 1993 lalu, SSB kini menjadi fondasi untuk membangun Timnas Indonesia di masa mendatang.

Menurut Ketua Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI) dan Manajer EDF La Liga Academy, Taufik Jursal Efendi, SSB menjadi solusi untuk mengikis salah satu masalah di sepak bola Indonesia yaitu terbuangnya usia emas untuk belajar (Golden Age of Learning). Usia emas untuk belajar sepak bola seharusnya sudah dimulai sejak dini atau 8 tahun.

"Banyak anak-anak yang baru belajar sepak bola saat usia 12 tahun. Saat ini, street soccer sudah tak bisa jadi panutan lagi. Coba lihat negara yang mengandalkan sepak bola jalanan seperti Brasil dan Argentina, saat ini sulit menjadi juara Piala Dunia lagi," katanya kepada Liputan6.com.

Lebih lanjut dikatakannya, hilangnya talent atau pemain usia dini sepak bola Indonesia dapat terbantu dengan hadirnya SSB. Pelatih sekaliber Danurwindo, Fachri Husaini dan Indra Sjafri bisa menjadi talent scout yang memantau perkembangan pemain-pemain dari SSB.

"Saatnya pelatih-pelatih SSB jadi tulang punggung yang membantu Indonesia mencari pemain untuk Road to Olimpiade 2024 dan Road to World Cup 2034. Saat ini semua mengarah ke sepak bola yang memakai sport science. Pemain muda harus dibiasakan pandai membaca permainan dan mencari solusinya," kata penggiat sepak bola usia muda ini.

"Sepak bola saat ini mengacu ke Spanyol dimana segala hal soal strategi permainan sudah diajarkan sejak usia muda. Pemain sepak bola tidak hanya dituntut pandai secara skill tapi juga punya intelejensia yang bagus dalam membaca permainan."

Taufik menjelaskan, PSSI saat ini sudah memberikan pedoman berbentuk Filanesia atau Filosofi Sepak Bola Indonesia. Dalam buku pedoman ini sudah tercantum hal-hal apa saja yang harus dilakukan untuk pembinaan sepak bola usia muda.

Ormas di Kota Bogor Dilarang Sweeping, Saat Ramadhan


Bogor News Info
 - Selama bulan suci Ramadan, polisi meminta agar organisasi massa (ormas) tidak bergerak sendiri untuk melakukan penyisiran atau sweeping kepada tempat-tempat yang dianggap melanggar atau tetap beroperasi.
“Diharapkan tidak sweeping, jika ada pengerahan massa untuk sweeping kami tindak. Bila masyarakat menemukan adanya pelanggaran, silakan melapor kepada kami dan tidak segan akan kami tindak,” kata Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Ulung Jaya Sampurna, Selasa (15/5).
Ulung menjelaskan, kepolisian telah melakukan sejumlah operasi cipta kondisi jelang Ramadan seperti operasi miras dan narkoba.
Dia meminta masyarakat untuk melaporkan kepada polisi jika ditemukan adanya barang-barang terlarang selama berlangsungnya bulan Ramadan.
"Silakan diinformasikan ke kita apabila memang ditemukan ada miras dan segala macam laporkan ke kami," kata Ulung.
Selain melarang ormas untuk melakukan aksi sweeping, Polresta Bogor Kota juga melarang masyarakat melakukan aksi kebut-kebutan dan balap liar.
Sebelumnya, tiga hari menjelang Ramadan, tempat hiburan malam (THM) di Kota Bogor dilarang beroperasi. Larangan tersebut akan terus berlaku hingga tiga hari setelah Idul Fitri 2018. Pengusaha yang membandel, siap-siap menerima sanksi hingga penutupan paksa oleh pemkot.
"Seluruh THM di Kota Bogor diminta setop beroperasi sementara. Terhitung mulai H-3 puasa sampai H+3 Lebaran, sesuai dengan surat keputusan (SK) Wali Kota Bogor," jelas Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bogor Fordinan.
Ia mengatakan, SK Wali Kota No 300.45-127/2018 itu sudah diedarkan kepada seluruh THM yang berjumlah 30 unit usaha, seperti tempat karaoke, biliar, pub, dan lainnya. Menurutnya, pelarangan setop beroperasi itu bukan pertama kali dan rutin setiap tahunnya jelang jelang Bulan Suci Ramadan.
Fordinan menilai, dengan pelarangan tersebut bukan bermaksud untuk menghambat usaha, namun diharapkan agar kegiatan hiburan pada malam hari dikurangi untuk menghormati bulan suci Ramadan.

Anak SMK Bogor Ini Bawa Jimat Kebal Bacok, Untuk Persiapan Tawuran


Bogor News Info - Tak Kunjung Kapok Kali ini 26 pelajar SMK ditangkap polisi lantaran hendak melakukan aksi tawuran di Jalan Eaya Dady Kusmayadi, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di antara mereka ada yang membawa jimat untuk kekebalan tubuh.

BACA JUGA

Kapolres Bogor AKBP AM Dicky mengatakan ke-26 pelajar tersebut ditangkap polisi yang tengah melakukan patroli usai pulang sekolah sekitar pukul 13.00 WIB.

"Waktunya pulang sekolah, anggota kami dari Sabhara memang rutin melakukan patroli di wilayah Bogor. Hasilnya, tadi kita amankan 26 pelajar yang diduga akan tawuran," katanya di Bogor, Selasa (24/4/2018).


Dari hasil pemeriksaan, polisi mendapati 8 bilah senjata tajam berbagai jenis dari dalam tas para pelajar tersebut. Selain itu, polisi juga mendapati beberapa jimat kebal yang dibawa salah satu pelajar.

Bogor Uji Cobakan Jalur Khusus Angkutan


BOGOR NEWS INFO - Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Jimmy V Parluhutan menyebut uji coba jalur khusus angkutan yang dilakukan Senin (16/4) depan adalah bentuk penegasan. Kebijakan jalur khusus sendiri sudah berlaku sejak awal tahun 2018.

"Sebetulnya ini bukan hal baru untuk Kota Bogor. Jalur khusus angkutan sendiri sudah dijalankan, dari pintu tol Baranangsiang yang menuju Jagorawi," ujar Jimmy saat dihubungi Republika, Ahad (15/4).

Jimmy menyatakan kebijakan ini merupakan bagian dari paket kebijakan lainnya yang bertujuan mengurangi penumpukan kemacetan di Jakarta. Aturan ini pun telah berlaku sejak awal tahun 2018.

BACA JUGA


Sosialisasi sendiri telah dilakukan oleh Dishub Kota Bogor dengan berbagai cara. Diantaranya mereka menggunakan media sosial, spanduk, bahkan yang saat launching aturan tersebut, dikatakan angkutan umum baik kelas premium ataupun ekonomi dan bisnis dari terminal Baranangsiang dikawal secara khusus oleh BPTJ.

"Saat launching aturan itu,angkutan umum yang kelas premium atau ekonomi dan bisnis dari terminal Baranangsiang kita kawal secara khusus oleh BPTJ. Jadi itu salah satu bentuk sosialisasi kepada masyarakat bahwa di lajur satu itu sudah diberlakukan khusus untuk angkutan umum," ujarnya.

Dengan adanya sosialisasi yang baik dan masif, Jimmy berharap tidak ada lagi kendaraan pribadi yang masuk kejalur khusus, pun bagi angkutan umum juga diharap tidak menggunakan jalur kendaraan pribadi.

Jalur khusus yang diterapkan di tol Jagorawi tepatnya di GT Baranangsiang ini mengkhususkan satu jalur pertama atau paling kiri untuk angkutan umum. Lalu di jalur tersebut Kemenhub sudah memasang marka khusus berbentuk belah ketupat.

Marka ini disebut digunakan sebagai penanda bahwa lajur itu khusus untuk angkutan umum. Kemudian di beberapa titik juga telah dipasang rambu bahwa lajur satu khusus untuk angkutan umum.

"Ini salah satu paket yang diupayakan oleh kemenhub untuk mengurangi tumpukan kemacetan di Jakarta," ujar Jimmy.

Jimmy kemudian menyatakan untuk uji coba Senin (16/4) depan lebih berfokus pada aturan ganjil-genap di Gerbang Tol Cibubur 2 menuju Jakarta. Untuk aturan jalur khusus lebih kepada penekanan kembali.

Aturan ganjil-genap sendiri disebut akan berlaku pukul 06:00 hingga 09:00 WIB.Persiapan untuk uji coba juga disebut sudah pasti ada karena pihak BPTJ, Kemenhub, dan Dishub daerah sudah beberapa kali rapat persiapan.

"Karena titiknya di Cibubur, kita Kota Bogor tidak terlalu terlibat langsung. Beda hal yang di Baranangsiang kita kerahkan petugas disana. Tapi saya yakin saat ini disana juga untuk besok baik dari Dishub Depok mungkin ya, juga Bekasi, dan Jakarta, mereka sudah siap-siap termasuk kepolisiannya," ujar Jimmy.

Penyuplai Sabu Riza Shahab Tertangkap Polisi di Bogor



Polisi berhasil menangkap penyuplai narkoba jenis sabu ke artis Riza Shahab. Penangkapan dilakukan di wilayah Bogor, Jawa Barat, sore tadi.

"Iya sudah (ditangkap penyuplainya). (Identitas) entar," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan saat dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu (14/4/2018).

BACA JUGA


Suwondo belum bisa membeberkan identitas penyuplai sabu terhadap artis Riza tersebut lantaran masih dilakukan pendalaman. Apalagi saat ditangkap, buronan tersebut tengah pesta sabu bersama rekan-rekannya.



"Karena yang ditangkap nggak cuman itu (penyuplai) aja, ada orang lain. Kebetulan nangkapnya di luar kota," kata dia.


Saat ini, penyidik di lapangan tengah melakukan investigasi awal. Selanjutnya, penyuplai sabu ke Riza akan digelandang ke Polda Metro Jaya. Sementara pelaku lainnya ditangani oleh aparat kepolisian setempat.

"Penyuplainya lagi nyabu dengan yang lain. Yang lainnya kan lagi kita netralisir mana yang penyuplai ke Riza Shahab mana yang memang dia teman nyabu aja," ucap Suwondo.